music
Minggu, 26 Mei 2013
Kamis, 09 Mei 2013
KISAH 5 ORANG BODOH YANG SUKSES
Orang sukses yang saya maksudkan
di sini bukan mereka-mereka yang baru dapat seragam perusahaan lantas sudah
menulis “dompet saya tebal” di status facebook mereka. Orang-orang sukses ini adalah mereka yang lebih banyak
bertindak daripada berbicara dan lebih banyak berusaha daripada mengumbar..
Kesuksesaan orang-orang
ini bukan dalam bentuk kebanggaan status sosial atau kebanggaan sebuah seragam,
dan karena itu awal karir mereka dipenuhi orang-orang yang meledek mereka ‘bodoh’.
Tapi orang-orang ini dengan sukses mengalahkan semua rintangan yang menghalangi
mereka dari keberhasilan, dan tentunya keberhasilan mereka ini diikuti
dengan nominal penghasilan yang gila-gilaan! Yang oleh kebanyakan orang hanya
bisa didapatkan lewat mimpi.
1) Bill Gates
William Henry Gates
III alias Bill
Gates adalah orang terkaya dunia selama 13 tahun berturut-turut sejak
1995 sampai 2007. Dia adalah ketua umum perusahaan perangkat lunak Amerika
Serikat, Microsoft Corp. Pada dasarnya, si Bill Gates ini memang anak yang
cerdas. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di
Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard.
Lalu kenapa orang
meledek dia bodoh? Karena Bill Gates gagal menyelesaikan kuliahnya di
Harvard dan harus di DO alias Drop-Out. Saya ulangi.. di DROP-OUT!
Tidak usah jauh-jauh lah, bayangkan saja apa kata orang tua dan orang-orang di
sekitar anda bila anda harus kena DO dari kampus. Pasti banyak bunyi sumbang
seperti: ‘Ah dasar memang dianya malas’, ‘Ah dasar memang dia bodoh’, ‘Ah,
dasar memang dia ndak bakat jadi orang sukses’ dan lain-lain. Itu karena
kebanyakan orang berkuliah bukan untuk mendapat ilmu, tapi untuk dapat titel.
Bill Gates, harus mengorbankan kuliah dan kesempatannya mendapat titel untuk
fokus kepada penulisan Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama
untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang akhirnya menjadi kunci pada
kesuksesan Microsoft. Sekarang, jumlah
kekayaan Bill Gates diperkirakan sebesar 18 trilliun dollar, yang belum juga
bisa dibandingkan dengan pendapatan 20 orang pejabat korup terhormat dengan
titel-titelnya yang sepanjang 10 senti.. Makan tuh titel.
Si Adam Khoo ini
adalah seorang berkebangsaan Singapura. Beda dengan Bill Gates, si Adam Khoo
ini memang terkenal ‘batu’, terutama dalam hal akademis. Saking gebleknya, dia
sudah dikeluarkan dari sekolah di kelas 4 SD. Sesusah apa sih pelajaran
di kelas 4 SD sampai harus dikeluarkan? Jadinya dia masuk ke SD
terburuk di Singapura untuk terus melanjutkan sekolah. Saat pendaftaran masuk
SMP, dia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, lagi-lagi dia harus
masuk ke SMP terburuk di Singapura untuk melanjutkan sekolah. Dengan prestasi
akademis yang kerdil ini, wajar saja dia menjadi bahan tertawaan teman-teman
sejawatnya waktu itu.
Tapi kekurangaanya di
dunia akademis tidak membuntukan ketajamannya di bidang bisnis. Adam Khoo
memulai bisnisnya sejak umur 15 tahun. Kini dia bergerak di bidang bisnis
training dan seminar. Bahkan di saat usianya baru 22 tahun, Adam Khoo sudah menjadi
trainer tingkat nasional di Singapura dengan gaji tinggi bayaran $10.000 perjam! Bayangkan saja, di
umur 22 tahun saat semua orang masih disibukkan dengan ngeband, kuliah, dan
mendaftarkan diri di bank-bank swasta, Adam Khoo yang dibilang bodoh sudah
menghasilkan 100 juta rupiah perjam! Kini di usia 26 tahun, dia telah memiliki
empat bisnis dengan total nilai omset US$ 20 juta per tahun. Lalu bagaimana dengan
teman-teman sejawatnya yang dulu meledek nilai akademis Adam? Menelan ludah!
Makan tuh nilai akademis.
Nama panjang orang
ini memang bisa membuat lidah keseleo, jadi anda pasti setuju kalau saya cukup
memanggilnya Mark saja. Nah, siapa si Mark ini? Anda pasti sudah akrab kan
dengan situs jejaring sosial bernama Facebook tempat dimana anda berhubungan dengan kolega, atau tempat
anda berusaha mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan
narsisnya. Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi si Mark. Mark adalah
pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring sosial
tersebut. Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi warna biru
mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau dan merah, dan warna
terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.
Lalu kenapa dia
pernah dibilang bodoh? Karena si Mark nekat mengikuti jejak seniornya Bill
Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard University. Tapi di DOnya dia
bukan karena keasyikan dengan organisasi kampus atau sibuk ‘boya’ cewek-cewek
junior, tapi sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. Di saat teman-teman
kampusnya masih sibuk dengan pertanyaan ‘Saya diterima kerja apa tidak ya?’, si
Mark sudah menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya
sendiri dan bukan karena warisan nenek moyang.
Kisah hidup Thomas
Alfa Edison memang sangat mengharukan. Waktu kecil saya pernah
meminjam buku otobiografi Thomas di sebuah perpustakaan umum, dan buku itu
selalu berhasil membuat saya menangis. Karena selain kisahnya yang memang
mengharukan, bukunya juga terlalu tebal hingga saya terkadang menangis karena
kelelahan membaca..bleh. Siapa yang menyangka kalau sang penemu lampu
adalah seorang yang agak tuli dan hanya mengenyam pendidikan formal selama 3
bulan? Ketika berumur 4 tahun, Thomas Alfa Edison pulang ke rumah dengan
membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya kemudian membaca kertas tersebut: “Tommy,
anak Ibu, sangat bodoh. Kami minta Ibu mengeluarkannya dari sekolah,”
Tapi apa yang
terjadi? Dengan bimbingan Ibunya, Thomas Alfa Edison dengan leluasa dapat
membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah
sendiri. Di usianya yang relatif muda, Thomas sudah berhasil mengukuhkan
temuan-temuannya. Hingga akhir hayatnya, Thomas tercatat memegang rekor 1.093
temuan paten atas namanya. Penghasilannya dari temuan-temuan tersebut pun lebih
dari cukup untuk mendirikan perusahanya sendiri. Pada tahun 1928 dia menerima
penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat atas semua
temuan-temuan yang telah dia patenkan. Lalu nasib si guru yang dulu mengatai
Thomas bodoh lewat suratnya? Boro-boro dapat penghargaan, namanya pun
tidak pernah terdengar..
Abraham Lincoln juga adalah
salah satu contoh orang yang sukses dalam meladeni kegagalannya. Bayangkan
saja, beliau mengalami kegagalan demi kegagalan dalam hidupnya selama 20 tahun!
Gagal dalam bisnis
pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Kira-kira apa yang
akan terjadi pada anda bila mengalami kegagalan demi kegagalan terus menerus
selama puluhan tahun? Saya pribadi cuma punya 2 jawaban: Menyerah, atau gila.
Wajar saja banyak yang menganggap dia bodoh jika terus memaksakan dirinya
berada di dunia politik. Tapi kegagalan Abraham Lincoln dalam dunia politik
tidak lantas membuat dia menyerah dan membuka counter pulsa kecil (karena
memang handphone saja belum ada), dia terus maju walaupun pada tahun 1836
pernah terpuruk karena kegagalan-kegagalannya. Abraham Lincoln berhasil menjadi
presiden Amerika ke -16 pada tahun 1980 dan juga sebagai salah satu Presiden
tersukses dalam memimpin bangsanya, menghentikan perang saudara Amerika, dan
menghapuskan perbudakan.
Lalu apa yang bisa
kita pelajari dari para ahli sukses di atas? MOTIVASI !. Keberhasilan
hanya bisa diraih dengan bertahan dari kegagalan. Dalam proses pencapaian
kesuksesan, akan banyak rintangan dari luar, termasuk caci maki dari
orang-orang anti-sukses disekitar anda. Tetaplah berani untuk menempuh jalan
yang berbeda dari kebanyakan orang, dan tetap percaya pada potensi dan impian
anda, dan motivasi diri anda. Maka sukses hanya soal waktu.
Langganan:
Komentar (Atom)

